Skip to main content

Ragunan itu rupanya pesantren

Sebuah berita yang samar-samar kuingat pada kisaran kuartal 3 tahun 1998, saat itu keluarga kami tinggal di Kutabumi-Tanggerang.
Berita akhir pekan:

Kabar tentang kejadian mistis (misterius) di kebun binatang Ragunan itu, ternyata membuat kunjungan akhir pekan semakin ramai.
Banyak rombongan keluarga begitu riang menikmati satwa-satwa liar, di taman yang dibangun pada 1864 tersebut......
Hmmm, kamu mau jalan-jalan ke ragunan Az?
 Aku tersontak dari layar TV oleh pertanyaan ibuku,

 Mau dong,
Kamu ga takut sama drakula yang bisa bunuh orangutan?
 Ga tuh. Mungkin drakulanya dimakan macan sumatra, karena ketauan waktu nangkring dipohon...

Haha, ada-ada aja kamu...
Selasa besok kita mau ke Ragunan.
Jadi sebaiknya kamu ga sering main diluar, biar kamu punya baju ganti waktu kesana... Sahut ibuku sambil berlalu,

Ya ya ya,

=====
Hari H tiba,

Kami berangkat sore hari, kata ibuku biar ga teralu panas dan akupun tertidur selama perjalanan.
Setibanya di tempat yang dibilang ibuku sebagai "Ragunan", hari sudah tengah malam ditambah hujan dan petir yang sukses membuat aku bertanya-tanya;

 Apakah Ragunan seseram ini? gelap, sunyi, tengah malam pula.
 Apa benar cerita drakula itu?
 Tapi, kenapa tak seindah di TV ya?

Kata ibuku ada tur tengah malam, tapi kenapa tak ada suara binatang selaiiin ....... Jangkrik.

Belakangan baru aku mengetahui bahwa bangunan tinggi 4 lantai yang nampak seperti penjara Cipinang, ternyata komplek asrama putra. Yeeaaah, asrama pesantren rupanya.
Yaaa baiqlah, ternyata aku terdampar di perbatasan Yogyakarta dan Magelang kala itu, yang ternyata bertahan sampai 7 tahun lebih lamanya.

Comments

Popular posts from this blog

Rekreasi Liburan yang Batal!

Aduuuh senangnya hatiku, bisa lulus dari SD, kami semua bergembira sekaligus saat malamya jadi sedih, karena kami bakalan pisah...... Seperti posting sebelumnya diawal, maka pada lulusan ini kami sekamar, kamar N, mendapatkan baju kenang-kenangan dan pada sore hari hingga malam, kami mengadakan acara perpisahan, berdo'a dan makan dan puas-puasin minum-minuman berkarbonasi... Esoknya kami berencana jalan-jalan 3 hari, dari tempat kami di Magelang sampai ke Baturaden. Tapi itu semua cuma kabar burung, karena faktanya; perjalanan kami dibatalkan secara paksa oleh kolega/keluarganya Kyai asrama kami......  Yah, mungkin mereka iri atau bagaimanalah... Padahal udah rapi-rapi dan aku sendiri, saking memikirkan perpisahan sampai demam dan aku paksain ikut berangkat. Hmmmmft.