Skip to main content

Pindahan Kamar

Tahun ajaran baru kelas 4 tahun lalu, menyisakan banyak kenangan. Kebanyakan emang menyenangkan, namanya juga anak-anak.

Aku punya temen-temen yang selevel (hyah bahasanya), ada Rizal, Sadam, Rosanto dan beberapa yang tak aku ingat.
Lalu ada seorang temen dari kelas 1 yang keluar, entah dipertengahan semester atau saat kenaikan kelas 5 dan yang aku tau saat pindah kamar, anak itu sudah tak terlihat.
Dia Fajar panggilannya, dari Sunter Jakarta, dia bilang ayahnya masinis. Keren juga sih bisa nyetir kereta.
Ya sudahlah, lupakan.

Kelas tahun lalu, juga ada tambahan banyak siswa baru dan sayangnya tahun ini, siswanya berkurang hampir setengah! Jadi sekarang saat naik kelas 5, kami dipindah ke lantai 3. Ramai-ramailah kami sekamar gantian gotong lemari...

Walaupun kamarnya lebih kecil, setidaknya kami bisa sampai ke-kelas dilantai 2 dengan lebih cepat!
Dikamar baru ini, kami mengalami kejadian yang terkesan magis, ada salah satu teman kami yang kerasukan. Bahkan aku sempat dicekik, walaupun aku sempat tak yakin itu kerasukan. Itu lebih mirip anak yang stress shock harus berpisah jauh dengan orangtua dan kampung halamannya, sehingga kejiawaannya rapuh dan mudah goncang...

Fiuuuhhh, setidaknya tak ada korban jiwa dari kejadian magis tersebut.
Dan anak itu  agak aneh, karena kelihatannya dia sepanjang minggu dan bulan, terus menerus kerasukan. Sampai akhirnya, anak tersebut dibawa pulang oleh orangtuanya,
Selanjutnya, keadaan aman terkendali dan tahun berikutnya siswa bertambah banyak, jadilah kamar kami diperluas lagi!

Comments

Popular posts from this blog

Rekreasi Liburan yang Batal!

Aduuuh senangnya hatiku, bisa lulus dari SD, kami semua bergembira sekaligus saat malamya jadi sedih, karena kami bakalan pisah...... Seperti posting sebelumnya diawal, maka pada lulusan ini kami sekamar, kamar N, mendapatkan baju kenang-kenangan dan pada sore hari hingga malam, kami mengadakan acara perpisahan, berdo'a dan makan dan puas-puasin minum-minuman berkarbonasi... Esoknya kami berencana jalan-jalan 3 hari, dari tempat kami di Magelang sampai ke Baturaden. Tapi itu semua cuma kabar burung, karena faktanya; perjalanan kami dibatalkan secara paksa oleh kolega/keluarganya Kyai asrama kami......  Yah, mungkin mereka iri atau bagaimanalah... Padahal udah rapi-rapi dan aku sendiri, saking memikirkan perpisahan sampai demam dan aku paksain ikut berangkat. Hmmmmft.