Skip to main content

Perpisahan itu Menyakitkan

Setelah dibatalkannya acara rekreasi kami, diluar biasanya seperti tahun-tahun sebelumnya; pihak pesantren (dalam hal ini) Ibu Nyai (begitulah kami memanggil istrinya pak Kyai sang pendiri pesantren).
 
Bahwa, yang tidak pindah dilarang pulang! What the freak!!

Setelah itu, kami anak-anak kamar N, menghadap kepada Ibu Nyai dan mendengar penjelasan langsung sekaligus protes, walau tak berarti apapun!....

Seingatku, hari itu adalah saat terakhir aku melihat sahabat-sahabtku dan teman-temanku sekamar.
Beberapa dari kami sambil menunggu jemputan orangtua masing-masing, memutuskan untuk pergi liburan masing-masing...

Aku bersama 4 orang temanku, kami berlima (kalau tak salah) pergi liburan ke rumah salah satu dari kami yang terdekat dan bermalam, juga pergi ke rumah guru penolong kami (Bu Sri) dan bermalam juga. 
Lalu kami pergi ke Parangtritis (Ya betul, di Jogja, karena Magelang itu sudah berbatasan dengan Jogja).

Saat itu pertama-kalinya aku pegang kamera digital (walau entah sekarang filenya hilang atau tidak), dan liburan ini adalah; terakhir kalinya aku melihat sahabatku yang terakhir...

Hmmmmffft...

Dan pada akhirnya, semua teman dan sahabat pulang kampung, melanjutkan SMP ditempat masing-masing, sedangkan aku disini tak kunjung dijemput sampai seolah aku merasa terbuang......

Comments

Popular posts from this blog

Rekreasi Liburan yang Batal!

Aduuuh senangnya hatiku, bisa lulus dari SD, kami semua bergembira sekaligus saat malamya jadi sedih, karena kami bakalan pisah...... Seperti posting sebelumnya diawal, maka pada lulusan ini kami sekamar, kamar N, mendapatkan baju kenang-kenangan dan pada sore hari hingga malam, kami mengadakan acara perpisahan, berdo'a dan makan dan puas-puasin minum-minuman berkarbonasi... Esoknya kami berencana jalan-jalan 3 hari, dari tempat kami di Magelang sampai ke Baturaden. Tapi itu semua cuma kabar burung, karena faktanya; perjalanan kami dibatalkan secara paksa oleh kolega/keluarganya Kyai asrama kami......  Yah, mungkin mereka iri atau bagaimanalah... Padahal udah rapi-rapi dan aku sendiri, saking memikirkan perpisahan sampai demam dan aku paksain ikut berangkat. Hmmmmft.